Usulan Perubahan Syarat Pencalonan Anggota DPD

Jakarta, (d'Monitor) - Menurut Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu, Ahmad Riza Patria, ada rencana perubahan dalam pencalonan anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD) pada Pemilu 2019. 

Dimana nantinya calon senator tidak perlu lagi mengumpulkan 5.000 KTP sebagai syarat pendaftaran, tetapi cukup dipilih oleh panitia seleksi (pansel) yang dibentuk oleh pemerintah provinsi. 

Jadi nanti Pansel yang menentukan melalui mekanisme : Pansel menyeleksi hingga 40 orang kandidat, selanjutnya Pansel menyerahkan ke DPRD, lalu DPRD melakukan fit and proper test.

Adapun alasan usulan tersebut dikarenakan, biaya verifikasi dukungan calon senator yang bisa mencapai Rp. 500 milliar, belum lagi dukungan 5.000 KTP tersebut dinilai tidak sepenuhnya mereprentasikan yang daftar ke pansel. (SM) | Foto : Istimewa

Sumber : Kompas.com dengan judul "DPR dan Pemerintah Usulkan Perubahan Syarat Pencalonan Anggota DPD"
Read More »

Wonderful Indonesia Terpilih Sebagai Brand of The Year Indonesia 2018

Jakarta (d'MonitorJakarta) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku mendapat sebuah kehormatan besar karena brand yang dipromosikan kemana-mana hingga seantero dunia, Wonderful Indonesia, dinobatkan sebagai Brand of The Year Indonesia 2018 oleh Philip Kotler Center for ASEAN Marketing. Penghargaan ini diserahkan di Ballroom Raffles Hotel Jakarta, Ciputra World dalam awarding night WOW Brand Festive Day 2018, yang diselenggarakan MarkPlus Inc (8/3). 

Penghargaan untuk Wonderful Indonesia diterima Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementarian Pariwisata Esthy Reko Astuty!mewakili Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sedang berada di Pameran Pariwisata Internasional, ITB Berlin. 

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada MarkPlus dan Philip Kotler Center, yang telah memberikan penghargaan kepada Wonderful Indonesia sebagai Brand of The Year Indonesia 2018,” tutur Menpar, disela-sela pameran ITB. 

“Ini merupakan kehormatan besar buat Wonderful Indonesia. Dan saya akan membuktikan jika brand value itu ada impact-nya. Saya berikan contoh, tahun 2016 transaksi yang kita raih sebesar Rp6 triliun. Sedangan tahun 2017 jadi Rp8 triliun. Tahun 2018 ini, kita targetkan sebesar Rp10 triliun,” sambungnya. 

Bukan tanpa alasan Wonderful Indonesia-Pesona Indonesia (WI-PI) dipilih menjadi Brand Of the Year Indonesia 2018. Perhitungannya dikalibrasi, dan dengan penilaian ketat. Buktinya, dalam awarding night WOW Brand Festive Day, penerima penghargaan kategori lain bisa lebih dari satu. Tapi, khusus Brand of The Year Indonesia, hanya ada satu. 

"Pemberian penghargaan ini bukan hanya mengacu pada keberhasilan yang telah diraih WI-PI di dunia internasional, tapi dampak luar biasa yang berhasil disumbang, seperti tampilnya sektor pariwisata sebagai kontributor kedua perekonomian Indonesia di 2017. Pencapaian seperti ini barangkali akan susah ditandingi oleh brand lain di masa depan," ujar Founder and Chairman MarkPlus Inc dan salah satu Tri-Founder Philip Kotler Center for ASEAN Marketing Hermawan Kartajaya. 

Hermawan menambahkan, sebagai salah satu sektor unggulan Indonesia, pariwisata berhasil mendatangkan 14,04 juta wisatawan mancanegara tahun 2017. 
Kunjungan wisman ke Indonesia di tahun 2017 adalah suatu capaian yang acceptable. Terlebih, dipenghujung 2017 terjadi juga force majeur. Yaitu erupsi Gunung Agung di Bali. 

Belum lagi keberhasilan Bali menjadi Best Destination dalam TripAdvisor Traveller’s Choice Award 2017. Penghargaan ini cukup bergengsi. Karena penilaiannya berbasis pilihan wisatawan dari seluruh dunia (ab) | Foto: Istimewa | Sumber : Indonesia Mandiri
Read More »

Reoni Alumni SMPN 57 Jakarta Angkatan-82 dalam balutan Budaya Betawi

Ketua Panitia Reoni pake pici merah
Jakarta, (d'MonitorJakarta) - Ibukota negara Indonesia, yaitu Jakarta, memiliki sejarah panjang. Tahun ini, 2018, Jakarta akan genap berusia 491 tahun, tepatnya pada 22 Juni. Sebuah perjalanan yang sangat panjang hingga saat ini. Banyak peristiwa sosial, budaya, politik, dan bersejarah lainnya, terjadi di kota yang punya luas wilayah 661,52 km2 ini.

Dalam hal budaya, kota Jakarta yang jumlah penduduknya mencapai 10,37 juta jiwa (2017) ini, tidak kalah hebat dibandingkan dengan kota-kota lain di negeri sendiri maupun di luar negeri. Budaya lokal yang merupakan campuran dari beragam etnis, seperti tarian, busana, juga kulinernya, memiliki ciri khas tersendiri. Mereka yang bermukim di ibukota, apalagi di kampung-kampung asli Betawi, pastilah mengenal makanan seperti kerak telor, kue odading, kue rangi, dan lainnya, serta ondel-ondel, tari topeng, busana encim, lagu ‘kicir-kicir’, rumah tradisional ‘rumah bapang’, dan senjata tradisional berupa golok. Setidaknya, itulah beberapa contoh menonjol yang menjadi bagian dari Budaya Betawi.

Apa itu "Bek 2 Skul"?
Sadar bahwa asal sekolah menengah pertama kami berada di jantung ibukota dengan budaya lokal yang sangat kental, yakni budaya Betawi. Walaupun secara demografi jumlah etnis Jawa (35,16%) jauh lebih banyak dari Betawi yang hanya 27,65%, disusul kemudian oleh etnis Sunda (15,27%), Tionghoa (5,53%), Batak (3,61%), Minang (3,18%), Melayu (1,62%), dan Bugis, Aceh, Madura, dan lain-lain. Meski begitu, tidaklah berlebihan pabila kami dari Panitia Reoni Alumni SMPN 57 Jakarta Angkatan 1982, menyelenggarakan acara "Bek 2 Skul" dengan mengangkat Budaya Betawi.

Tema acara ini berasal dari frasa Bahasa Inggris yang dilafalkan ke dalam Bahasa Indonesia, yakni back to school menjadi “Bek 2 Skul”. Arti harfiah dari frasa itu adalah "kembali ke sekolah", yang mengandung makna ajakan kepada para alumni untuk "balik" ke sekolah. Bukan dalam arti yang sebenarnya, melainkan ajakan kepada para alumni untuk mengadakan kegiatan reuni di almamater tercinta. Mengingat selama ini, para alumni banyak bikin kegiatan pertemuan di luar sekolah, seperti rumah makan, rumah pribadi salah satu alumni, gedung pertemuan atau vila di Puncak, Bogor.

Guna menyesuaikan dengan konsep acara ini, kami pun menyebut istilah acara ini dengan mengikuti logat betawi, yakni REONI bukan Reuni. Maka lengkaplah sudah konsep maupun tajuk acara ini yang mengusung budaya Betawi.

Program Kegiatan
Acara reoni yang dikomandani oleh Suhendra Sayuti Kartawijaya yang akrab disapa dengan panggilan Gawil, akan diadakan pada hari Minggu 11 Maret 2018 bertempat di halaman sekolah SMPN 57 Jakarta. Rangkaian acara diawali dengan jalan kaki santai barengan dengan rute napak tilas menyusuri jalan-jalan penuh kenangan, yang dahulu kerap dilewati alumni pada masa sekolah. Kemudian, kembali ke sekolah untuk menikmati suasana dekorasi gaya Betawi, menikmati menu penganan asli Betawi, menyaksikan tari tradisional Betawi, dendang lagu Betawi, dan berbusana encing dan encang Betawi. Gawil lulusan tahun1982, ia merupakan keturunan Betawi asli. Ia pun sudah bersiap dengan pakaian khas Betawi-nya.

Kegiatan reoni ini merupakan kolaborasi kerja bareng para alumni yang menjadi panitia dan pihak sekolah. Selain menyediakan tempat, pihak sekolah juga memberikan dukungan berupa persembahan Tari Topeng dari siswa-siswi aktif di SMPN 57 Jakarta. Ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi yang sinergis. 

Selain itu, juga ada display foto jadul semasa sekolah dan stand foto bernuansa Betawi... Para alumni dapat leluasa berfoto bareng dengan mengenakan busana Betawi. Berkaitan dengan foto ini, para alumni harus membayar untuk setiap fotonya. Uang yang terkumpul itu akan disumbangkan untuk pembangunan mushola di sekolah.

Adapun reoni kali ini adalah dalam rangka mensyukuri usia kelulusan 36 tahun. Sebuah usia yang tidak muda lagi. Sudah banyak alumni yang telah lulus dari almamater hingga saat ini. Dan banyak pula dari mereka yang meneruskan ke jenjang pendidikan tinggi, beraneka profesi dan kegiatan pada saat ini. Bahkan, tentunya, mereka sudah punya keturunan dua generasi alias punya anak dan cucu. Begitupun tak terbilang mereka yang telah pulang ke haribaan.

Tujuan dari reoni ini, selain temu kangen, adalah juga untuk merawat silaturahim dan saling memanfaatkan peluang positif yang mungkin terjadi pada saat pertemuan, serta beramal memberikan donasi untuk pembangunan mushola almamater. Diharapakan kegiatan ini dapat menjaring sejumlah alumni yang tersebar di seantaro pelosok negeri bahkan di luar negeri. Dan boleh “dikata”, ini adalah pertemuan langka Alumni ‘Gocap Seven’ sebutan lain dari SMPN 57, yang mengangkat tema Budaya Betawi. (RDP) | Foto : Dok. Pribadi

Read More »

Wacana Larangan berkendara sambil dengarkan musik, Polisi diminta Klarifikasinya

Ilustrasi berkendara sambil dengarkan musik | Foto : Istw
Jakarta, (d'Monitor) - Usaha pihak kepolisian menyosialisasikan larangan mengemudi sambil mendengarkan musik, dipertanyakan dasar hukumnya,

Selain dari aktivis keselamatan berkendara, respon terkait larang tersebut juga muncul dari kalangan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat. (LPKSM), yaitu Komunitas Konsumen Indonesia.

Pihak kepolisian diminta mengklarifikasi pernyataan soal itu agar jelas kepastian hukumnya sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang karena aturan yang menjadi dasar larangan dianggap tidak jelas. Selain itu klarifikasi juga diminta agar tidak terjadi penafsiran yang salah atas Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,  Nomor 22 Tahun 2009.

Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, mengatakan, mendengarkan musik dan merokok termasuk dalam tindakan tidak wajar dalam berkendara. Kegiatan itu dianggap mampu menurunkan konsentrasi mengemudi dan memicu kecelakaan lalu lintas.

Landasan hukum yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dam Angkutan Jalan., yang pada Pasal 106 Ayat (1) tertera “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Lalu pada penjelasan Pasal 106 Ayat (1) dikatakan, “Yang dimaksud dengan ”penuh konsentrasi” adalah setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televisi atau video yang terpasang di Kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan Kendaraan.”

Ketua Komunitas Konsumen Indonesia David Tobing, mengatakan, mengacu pada Pasal 106 Ayat (1) dan penjelasannya, mendengarkan musik saat mengemudi tidak termasuk kategori perbuatan yang dilarang.
“Karena tidak ada satupun kata/frasa dalam Pasal tersebut yang secara tegas melarang seseorang untuk mendengarkan musik ketika berkendara,” kata David, Jumat (2/3/2018).

David menyoroti latar belakang munculnya usaha pelarangan buat pengemudi mendengarkan musik dari survei yang dilakukan kepolisian. Metode, jangka waktu, wilayah, dan jumlah responden survei dipertanyakan.
"Kalau memang mau membuat larangan seharusnya dengan dasar hukum atau aturan yang jelas dan resmi yang dikeluarkan melalui proses pembuatan aturan yang berlaku,” pungkas David. (GDP) | Sumber
Read More »

Mapala UI Bakal Taklukkan Puncak Everest di 2019

Jakarta (d'MonitorJakarta) - Mahasiswa Pecinta Alam milik Universitas Indonesia atau dikenal dengan Mapala UI, tengah bertekad untuk mendaki berbagai Gunung di seantero dunia. Organisasi yang berdiri sejak Desember 1964 ini, dalam acara jumpa pers "Pencapaian Mapala UI Vinson Massif" di Sekretariat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), Kampus UI, Salemba, Jakarta. Mapala Universitas Indonesia menyatakan akan segera menyelesaikan Seven Summits yang telah dimulai sejak 25 tahun yang lalu (15/2).

Ya, Mapala UI memulai pendakiannya di program yang diberi nama Seven Summits ini dimulai di Puncak Carstensz, Papua pada 1972. Ekspedisi Seven Summits ini akan berakhir dengan pendakian Gunung Everest, Nepal, yang memiliki ketinggian 8.848 mdpl pada 2019.

Ketua Umum Mapala UI, Yohanes Poda Sintong (M-954-UI) bertutur tentang tantangan terbesar dalam perencanaan pendakian Everest ini adalah dana. Ia menyebutkan bahwa pendakian tersebut akan memakan biaya sebanyak kurang lebih Rp800 juta per pendaki. Meskipun begitu, Yohanes optimis akan mendapat bantuan dari pihak universitas.

Sementar Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Arman Nefi menimpali, "Untuk rencana pendakian Everest ini kita akan melihat seperti apa proposal disampaikan. Mapala UI ini adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa terbesar di Universitas Indonesia dan sudah mempunyai prestasi. Insya Allah kami akan mendukung.”

Sebelum menuju Everest, Tim Mapala UI sukses mencapai puncak Gunung Vinson Massif. Puncak tertinggi di Benua Antartika ini merupakan capian keenam yang berhasil ditorehkan dalam Ekspedisi Seven Summits pada Januari 2018 pukul 16.30 waktu Chile, atau 7 Januari 2018 pukul 02.30 WIB, Mapala UI. Tim diwakili oleh Dedi Satria (M-737-UI).

Jumpa pers ini juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), Arief Budhy Hardono. Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan “Iluni UI melihat jelajah Mapala UI itu adalah hal yang membanggakan bagi Universitas Indonesia, karena Mapala UI memiliki sejarah. Mulai dari Soe Hok Gie yang menjadi inspirasi besar” (rm) | Foto: Dok Mapala UI | Sumber
Read More »

Angkutan Mudik Motor Gratis 2018 Dibuka

Jakarta ('MonitorJakarta) - Pendaftaran Angkutan Motor Gratis (Motis) 2018 dengan kereta api kembali dibuka oleh Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada minggu ke-2 Februari 2018, tepatnya 9 Februari 2018. Angkutan Motis dimaksudkan untuk mewujudkan angkutan Lebaran yang aman, nyaman dan menjamin keselamatan khususnya bagi pemudik yang terbiasa menggunakan sepeda motor saat mudik Lebaran.

Program ini telah berjalan selama lima tahun, diselenggarakan sejak 2014. Direktorat Jenderal Perkeretaapian mencatat bahwa jumlah lintas pelayanan, load factor dan subsidi Angkutan Motis meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2014 dan 2015 baru tersedia dua lintas pelayanan, kemudian di 2016 sampai 2018 bertambah menjadi tiga lintas pelayanan.

Total peserta Angkutan Motis 2014 sebanyak 4.538 peserta dari kuota sebanyak 8.700 (load factor 52%) dengan besaran subsidi Rp 9,2 Milyar. Di 2015, jumlah peserta Angkutan Motis 5.438 dari kuota 9.827 (load factor 55%) dengan subsidi Rp 6,5 Milyar. Melihat besarnya animo masyarakat, di 2016 Pemerintah menambah menjadi Rp 20 Milyar, total kuota 15.834 dengan realisasi 11.560 peserta (load factor 73%). Selanjutnya di 2017 dan 2018, subsidi Angkutan Motis menjadi Rp 36,5 Milyar, total kuota 18.096 dengan realisasi Angkutan Motis 2017 sebanyak 15.276 peserta (load factor 84%).

Untuk mengikuti Angkutan Motis 2018, masyarakat wajib mendaftar serta melengkapi persyaratan dan ketentuan melalui pendaftaran online maupun pendaftaran langsung pada stasiun-stasiun yang telah ditunjuk. Pendaftaran secara online melalui situs mudikgratis.dephub.go.id dan dilanjutkan dengan proses verifikasi langsung peserta yang dilaksanakan pada 9 Februari 2018 s/d 24 Juni 2018. Bagi peserta Angkutan Motis 2018 akan difasilitasi untuk dapat memesan tiket KA Penumpang maksimal untuk tiga orang, baik KA Ekonomi PSO, KA Ekonomi Non-PSO serta KA Tambahan sampai hari ke-30 (tiga puluh) penjualan KA Tambahan.

Pendaftaran Angkutan Motis 2018 dilaksanakan di 13 stasiun, yaitu Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Tangerang, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bogor, Stasiun Serpong, Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Cikarang, Stasiun Cimahi, Stasiun Bandung, dan Stasiun Kiaracondong. Pendaftaran langsung motor untuk arus balik, dilaksanakan di Stasiun persinggahan KA Motis di daerah-daerah yang dilaksanakan pada 9 Mei s/d 24 Juni 2018.

Masa Angkutan Motor Gratis Tahun 2018 akan dilaksanakan selama 13 (tiga belas) hari, yaitu:
•       Untuk arus mudik dilaksanakan selama 6 hari dimulai dari tanggal 8 s/d 13 Juni 2018;
•       Untuk arus balik dilaksanakan selama 7 hari dimulai dari tanggal 19 Juni s/d 25 Juni 2018.

Angkutan Motor Gratis di 2018, terbagi atas tiga lintas pelayanan, yaitu :

1.      Lintas Utara : Sta. Jakarta Gudang - Sta. Cikarang - Sta. Cirebon Prujakan - Sta. Tegal - Sta. Pekalongan - Sta. Semarang Tawang - Sta. Ngrombo - Sta. Cepu - Sta. Bojonegoro - Sta. Babat - Sta. Surabaya Pasarturi;
2.      Lintas Selatan I : Sta. Jakarta Gudang - Sta. Cikarang - Sta. Cimahi - Sta. Sta. Kiaracondong - Sta. Tasikmalaya - Sta. Banjar - Sta. Sidareja - Sta. Maos - - Sta. Kroya - Sta. Gombong - Sta. Kebumen - Sta. Kutoarjo;
3.      Lintas Selatan II : Sta. Jakarta Gudang - Sta. Cikarang - Sta. Cirebon Prujakan - Sta. Purwokerto - Sta. Kroya - Sta. Kutoarjo - Sta. Lempuyangan - Sta. Klaten - Sta. Purwosari - Sta. Madiun - Sta. Kertosono - Sta. Kediri - St. Tulungagung - Sta. Blitar.

Ketentuan motor yang didaftarkan untuk Angkutan Motis adalah: satu motor dengan kapasitas maksimal 150 Cc, tidak boleh dimodifikasi (kecuali motor untuk difabel), pendaftar harus memiliki KTP, SIM dan STNK. Angkutan Motis ini merupakan wujud perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan mengakomodir pemudik yang berkebutuhan khusus.

Peserta Angkutan Motis Tahun 2018 yang telah mendaftar pada 9 Februari s/d 9 Mei 2018 pada Stasiun ditunjuk serta telah difasilitasi pembelian tiket KA Reguler dan peserta Angkutan Motis 2018 yang mendaftar pada 9 Mei s/d 24 Juni 2018 dengan fasilitasi KA Tambahan, akan dilayani menggunakan KA-KA berikut :

1.      KA Ekonomi PSO
•       KA Serayu Pagi
•       KA Serayu Malam
•       KA Brantas
•       KA Matarmaja
•       KA Kahuripan
•       KA Bengawan
•       KA Pasundan
•       KA Kutojaya Selatan
•       KA Gaya Baru Malam Selatan
2.      KA Ekonomi Komersial
•       KA Tawang Jaya
•       KA Kutojaya Utara
•       KA Kertajaya
3.      KA Tambahan Lebaran
•       KA Kutojaya Utara Tambahan
•       KA Kertajaya Tambahan
•       KA Pasundan Tambahan
•       KA Matarmaja Tambahan
•       KA Mantab Tambahan

Sepeda motor pemudik diangkut dengan Angkutan KA gratis sampai ke tempat tujuan, sedangkan penumpangnya dapat memilih menggunakan moda transportasi umum lainnya seperti : KA penumpang ataupun bus. “Kami berharap, dengan adanya kegiatan Angkutan Motis dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang disebabkan oleh sepeda motor saat penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2018. Kami juga menghimbau kepada masyarakat, demi kelancaran Angkutan Motis 2018 masyarakat dapat memastikan dan merencanakan waktu perjalanan mudik dan balik dengan sebaik-baiknya, karena tiket yang dijual untuk mendukung Angkutan Motis 2018 tidak dapat dibatalkan dan tidak dapat diubah tanggal keberangkatan dan kepulangannya”, jelas Zulfikri, Direktur Jenderal Perkeretaapian (wid/rei) | Foto: abri | Sumber
Read More »

DBS Kelola Bisnis Retail & Wealth ANZ Indonesia

Jakarta (d'MonitorJakarta) - PT Bank DBS Indonesia/Bank DBS Indonesia telah menyelesaikan pengambilalihan Bisnis Retail dan Wealth Management PT Bank ANZ Indonesia. Hal ini juga menandai suksesnya keseluruhan pengambilalihan dari kelima pasar. Sejak Oktober 2016, DBS telah mengumumkan rencana pengambilalihan Bisnis Retail dan Wealth Management ANZ pada pasar di Singapura, Hong Kong, China, Taiwan dan Indonesia. Sejak itu pula, DBS dan ANZ telah berkolaborasi bersama, untuk memastikan kelancaran setiap tahapan proses pengambilalihan tersebut.

Pengambilalihan Bisnis Retail dan Wealth Management ANZ di Indonesia berhasil dilakukan pada 10 - 11 Februari 2018. Ini merupakan pengambilalihan kelima dan terakhir dari transaksi portofolio bisnis ANZ yang telah dipindahkan kepada DBS.
Pasar pertama yang telah diselesaikan dalam pengambilalihan tersebut adalah China pada 17 Juli 2017, diikuti oleh Singapura pada 7 Agustus 2017, Hong Kong pada 11 September 2017, serta Taiwan pada 11 Desember 2017.

Paulus Sutisna, President Director PT DBS Bank Indonesia, mengatakan, "Selama beberapa bulan terakhir, kami mengupayakan transisi ini berjalan dengan baik dan lancar. Saya senang, bisnis kami di dua institusi perusahaan ini, yaitu Bank DBS Indonesia dan ANZ Indonesia, berhasil diintegrasikan.”

Pengambilalihan ini akan memperkuat posisi bank DBS di Indonesia. Integrasi yang sukses sangatlah penting, karena DBS menyambut baik penambahan jumlah nasabah dan karyawan pada bisnis retail dan wealth management di Indonesia.

Hal ini juga memberi akses bagi nasabah wealth ANZ terhadap solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Berikut dengan rangkaian layanan perbankan universal yang lengkap, dan didukung oleh rekomendasi data terkait Asian Insights, riset, dan investasi (sa) | Foto: istimewa | Sumber 
Read More »