Jakarta mengalami 13 kali Perubahan Nama

Jakarta, (d'MonitorJakarta) - Ternyata Ibu Kota NKRI, keberadaannya dusah dimulai sejak abad 14, demikian antara lain :
  1. Abad ke-14 namanya Sunda Kelapa merujuk pada sebuah pelabuhan Kerajaan Pajajaran
  2. Tanggal 22 Juni 1527,  Fatahilah mengganti namanya menjadi Jayakarta
  3. Tanggal 4 Maret 1621, Belanda membentuk sebuah pemerintah kota pertama yang bernama Stad Batavia
  4. Tanggal 1 April 1905 berubah nama jadi‘Gemeente Batavia’
  5. Tanggal 8 Januari 1935 berubah nama jadi Stad Gemeente Batavia
  6. Tanggal 8 Agustus 1942, Jepang mengganti namanya menjadi Jakarta Toko Betsu Shi
  7. September 1945 Pemerintah Kota Jakarta menggantinya menjadi Pemerintah Nasional Kota Jakarta
  8. Tanggal 20 Februari 1950, pada masa Pemerintahan Pre Federal, namanya berubah menjadi Stad Gemeente Batavia
  9. Tanggal 24 Maret 1950, menjadi Kota Praj’a Jakarta
  10. Tanggal 18 Januari 1958 kedudukan Jakarta yang sebagai daerah Swatantra, diubah menjadi Kota Praja Djakarta Raya
  11. Tahun 1961 dengan PP No. 2 tahun 1961 jo UU No. 2 PNPS 1961 dibentuk Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya
  12. Tanggal 31 Agustus 1964 dengan UU No. 10 tahun 1964 dinyatakan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya tetap sebagai Ibukota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta
  13. Tahun1999, dengan UU No 34 tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta, sebutan pemerintah daerah berubah menjadi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan otonominya tetap berada di tingkat provinsi dan bukan pada wilayah kota. Selain itu wilayah DKI Jakarta dibagi menjadi 6, yakni 5 wilayah kotamadya dan satu kabupaten administratif Kepulauan Seribu.